(not)untitled(anymore)


Gereja Diserang Kelompok Massa, Pendeta Tewas Mengenaskan – Polisi Telambat ke TKP

Satu orang pendeta selamat dan menjadi satu-satunya saksi kunci!

Dapet dari kaskus (di sini tepatnya), bukan mbajak loh. Moga2 gak dianggep SARA :p


Akhirnya Datang Juga ….

Akhirnya datang juga ….

(duh, gak kreatif banget aku bikin judul)

Ehm, ehm, pertama-tama tulisan ini dimaksudkan untuk mengawali, dan bukannya niru² acara gak jelas di stasiun tipi yang juga gak jelas (disebut gak jelas, karena kalo saya sebut nama, ntar dibilang promosi, baidewei acara itu juga niru acara sejenis di amrik sono (yang gak jelas juga? ampun dah, jangan tanya saya!)). Dan karena ini tulisan pertama di blog saya jadi memang mestinya ada sedikit unsur perkenalan (kalo yang ini baru jelas). Perkenalan apa? Ya… perkenalan diri dan e… sejarah berdirinya blog mungkin, istilahnya the dawn of the dead lah (bener gak ya nulisnya?).

Sungguh, ibu guru bahasa Indonesia saya waktu SD pasti kaget terus cekek leher saya kalo liat tulisan ini dipenuhi dengan kurung buka (‘(‘) dan kurung tutup (‘)’) bergelimpangan gak karuan di mana², kayak kurung buka dan kurung tutup stoknya melimpah aja. Itu belum ditambah dengan istilah² gak aturan baku, yang hm… yo wis lah, masa mau dibikin kayak skripsi? (Baidewei, Bu Guru, saya cuma b-tjanda, jangan cekek saya yah)

Cerita berawal pas saya barusan dapet koneksi internet yang nikmat. Nikmat? Yupz, karena yang pake gak banyak, ruangannya gak rame kayak pasar (gak kayak ruang lab di sono), nyaman, kenceng, dan yang paling penting, gak di-payerwol firewall (semoga adminnya gak baca ini, ntar diblok lagi). Dan seperti villagers lain yang baru liat internet, dicobalah itu semua asyik masyuknya internet. Dari yang paling senonoh sampai yang paling … senonoh lah (ini di kantor, euy, masa saya mau buka yang gitu², gengsi dunk, ntar dikira orang kampung yang baru liat internet). Dari chatting berjam² (sambil sok² kerja, dan bukannya kerja sambil sok² chatting), buka² artikel sampai donlot² junk food (dengan muka tak berdosa, liat temen2 sekantor mencak², internetnya jadi lemot :p).

Eit, eit, kok putus di sini yah?


Hello world!

‘Hello world’ adalah kalimat bersejarah yang (katanya) sering ditampilkan waktu pertama kali programmer belajar bahasa pemrograman. Dan karena posting ini mengandung nilai sejarah (biarpun cuma posting contoh bawaan WordPress), maka saya tidak akan menghapusnya.

Baidewei, ini bukan posting pertama saya, mohon dicamkan. Jadi posting keberapa dunk? Ya posting ke nol, prolog gitu.